KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA
1. Hegemoni budaya
Adalah dominasi suatu kelompok yg
mendominasi kelompok lain tanpa melalui kekerasan (penjajahan masyarakat tanpa
sadar terhadap supermarket atau mall)..
Sifatnya perlahan dan tanpa
disadari..yaitu menyusup perlahan tanpa disadari menjadi budaya..contoh:
pemakaian cellana jeans.
2. Proses interaksibudaya dan 3 konsepnya
·
Akulturasi: (tidak menimbulkan budaya
baru) suatu proses yg timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan
tertentu dihadapkan dengan unsur dari kebudayaan asing. Hidup berdampingan
antara kelompok2 tersebut, tetapi tidak
mempengaruhi bersifat saling memenuhi tapi tidak bisa menggantikan satu sama
lain.
AKULTURASI
^ contoh: budaya
tahlilan hanya ada dinegara indonesia, di negara lain tidak ada meskipun di
negara islam yaitu arab saudi sekalipun, sebenarnya di dalam islam tidak
diajarkan namun pengembangan budaya yang mengakar.
·
Asimilasi: proses budaya antara 2
budaya yang bisa menciptakan budaya baru (contohnya: pernikahan antara 2 budaya
yang berbeda, akan menggabungkan kedua budaya yang biasa dilakukan di kedua
belah pihak dalam mendidik anaknya nanti)
# ilustrasi:
·
Gegar budaya (cultural shock): proses sosial yang terjadi apabila suatu
kelompok masyarakat menerima masuknya budaya asing dalam kurun waktu yang
singkat.
Contoh: kehidupan atau gaya hidup orang-orang urban yang
tinggal diperbatasan, misalnya bekasi yang memiliki gaya berpacaran yang cukup
berani sehingga menimbulkan keprihatinan oleh masyarakat lain, tangerang yang
para remajanya memiliki gaya berpakaian yang “tidak nyambung”. Jadi bisa
dikatakan ada ke-kagetan masyarakat dalam beradaptasi thd budaya baru tsb.
3. Budaya populer beserta dengan fenomenanya:
·
Buadya populer diantaranya adalah:
banyak digemari/diikuti/ dipakai, modern, kebiasaan/trend, terkenal, baru
·
Fenomenanya dipulau indonesia:
tradisional, kuno, tak dikenal, tdk digemari, tdk menjadi trend
4. Pengaruh + DAN – dari budaya (dampak-dampak budaya)
5. Konflik:
·
Adalah 2 hal yang saling bertentangan
·
Suatu proses sosial yg berlangsung
dng melibatkan orang2/ kelompok2 yg saling menentang dengan ancaman kekerasan
·
Konflik (didalam konflik ada satu
tindakan diasosiatif>> tindakan pemisahan, kebalikannya adalah
asosiatif>> tindakan pemersatuan)
·
Macam2 tindakan disasoiatif:
1. Kompetisi (persaingan yang sehat)
2. Konflik (persaingan dengan adanya ancaman kekerasan tetapi masih memiliki
kemungkinan untuk berdamai dengan adanya pihak ketiga dengan proses mediasi)
3. Kontravensi (persaingan yg sudah tidak bisa di damaikan lagi, satu2nya
cara untuk menghentikan pertikaian yang ada adalah dengan memisahkan kedua kubu
ketemat yang berbeda)
4. Kontradiksi (adalah idenya untuk terjadi sebuah konflik yang merupakan
sebagai aksinya)
·
Konflik bisa diakibatkan oleh berbgai
macam sebab, bisa dari kebiasaan atau adat istiadat.
Contoh: kontravensi yg terjadi antara orang madura dengan
orang sampit yang sudah tidak bisa didamaikan lagi selain mengembalikan seluruh
orang madura kembali ke madura.
·
Untuk mendapatkan sesuatu, 2 pihak
harus berkompetisi, jika trejadi konflik harus ada mediatornya sebagai pihak
ketiga atai sebagai penengah.
·
Tahapan terjadinya sebuah konflik
menurut ALLOW...:
-
Ada 2 pihak yang berhubungan dan
melakukan interaksi (jika ada 2 pihak yang saling berinteraksi, membuat
kemungkinan untuk terjadinya konflik)
-
Ada tujuan yang dijadikann sasaran
konflik
-
Adanya perbedaan cara berpikir,
perasaan, dan tindakan.
·
Konflik bersifat konkret atau nyata
·
Kontradisi bersifat abstrak atau
tidak nyata, karena kontradiksi adalah ide atau pemicu suatu konflik
·
Konflik bisa terjadi karena 2 pihak
yg slalu kontra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar